Senin, 03 Februari 2020

Puisi "Antara Senja dan Malam" Karya Titisan Tinta Hitam


Antara Senja dan Malam
Karya: Titisan Tinta Hitam

Gelap jadi saksi bisu hilangnya purnama
Lentera lilin perlahan habis termakan sepi
Kunang-kunang dan nyamuk menari kesana kemari
Hanya cahaya abadi pada pancaran sinarnya
Kutemui lalu kubisikkan perihal cinta melalui isyarat

Puisi "Antara Senja dan Malam" Karya Titisan Tinta Hitam
Antara Senja dan Malam
 Antara senja dan malam
Menjadi saksi tentang aku dan dia
Pundak jadi tempat pelabuhan kerinduan terakhirnya
Kemarilah akan ku ceritakan semuanya
Tentang detakan jantung yang harus aku bunuh

Duduklah di sampingku
Akan kuceritakan tentang masa depan
Akan kuceritakan perihal rindu
Ku rangkul dia dekat dadaku
Coba rasakan jantungku berdetak tak beraturan

Maros, 01 Januari 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar